101 Dosa Penulis Pemula

101 dosa penulis pemula

Buku yang harus dibaca oleh penulis

Judul buku: 101 Dosa Penulis Pemula

Penulis: Isa Alamsyah

Penerbit Asma Nadia PH 2014

Tebal: x1v + 318 halaman

 

Buku ini membahas tentang kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis pemula.

Saya membaca buku ini di tahun 2014, ketika baru terbit, tapi membacanya sambil lalu dan sesempatnya. Barusan saya ulang lagi dengan metode baca kilat, dengan tujuan ingin tahu kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis pemula, supaya saya bisa menghindarinya saat menulis.

Yang dimaksud dosa dalam buku ini adalah kesalahan yang sering dilakukan dalam membuat karya tulis. Saya ikut terlibat dalam diskusi tentang pemilihan judul buku ini, di Komunitas Bisa Menulis, grup FB yang diprakarsai oleh penulis buku ini bersama Asma Nadia dan Agung Pribadi. Ketiganya penulis yang karyanya best seller.

101  kesalahan yang dikumpulkan merupakan hal yang sangat mempengaruhi kenyamanan pembaca dalam menikmati sebuah karya tulis. Semakin sedikit melakukannya, semakin besar karya kita dihargai dan diakui.

Dalam buku ini juga diberikan contoh-contoh dari setiap kesalahan yang dibahas, sehingga kita akan mendapatkan gambaran lebih jelas dan berusaha menghindarinya saat membuat tulisan.

Namun, 101 jenis kesalahan ini jangan sampai menghambat kita untuk terus berlatih menulis, karena “dosa” jenis ini hanya akan mendapatkan konskuensi kekurang nyamanan pembaca menikmati hasil karya kita.

Dalam prakteknya, perlu dilakukan bertahap, agar kita selalu optimis. Menjadi penulis dengan karya-karya yang disukai pembaca, bukan proses instan. Butuh sebanyak-banyaknya berlatih. Merasakan perbedaan tulisan yang mengandung dosa dengan yang bebas atau hanya sedikit kesalahan.

Bagian 1,  kesalahan terkait pengulangan kata yang sama atau gaya yang sama.

Sering kita temui, seorang penulis menggunakan satu kata yang sama secara berulang, dalam satu paragraf, contohnya kata aku. Saran untuk mengurangi kesalahan ini adalah mengefektifkan kalimat, sehingga mengurangi jumlah penggunaan kata yang sama, selain juga memperkaya kosa kata, sehingga pengulangan bisa dihindarkan dengan menggunakan sinonimnya.

Bagian 2, kesalahan akibat menggunakan kalimat tidak efektif, seperti bertele-tele, mengulang-ulang penjelasan, memberi tekanan berlebihan, menjelaskan yang sudah jelas. Hal ini tentu membosankan. Saran untuk mengatasi masalah ini adalah dengan sering berlatih untuk melatih kepekaan rasa, sehingga terhindar dari kesalahan sejenis.

Bagian 3, kesalahan dalam memilih ide; pasaran, klise, tidak menarik, meniru, tidak orisinal. Untuk menghindari kesalahan ini, penulis harus selalu membuka diri untuk menyerap, menemukan, atau memunculkan ide dari dalam diri sendiri. Banyak cara penulis senior yang bisa kita contoh, bagaimana cara mereka menemukan ide yang unik dan menarik.

Bagian 4, kesalahan dalam memilih judul; tidak menarik, kurang provokatif, membocorkan isi. Mengingat judul adalah hal pertama yang dilihat oleh calon pembaca, maka penulis harus terus berlatih memilih ide yang bisa menarik calon pembaca untuk mengambil dan membaca bukunya.

Bagian 5, kesalahan dalam opening. Opening yang tidak menarik, seringkali membuat pembaca enggan meneruskan sampai selesai. Opening ibarat wajah, bagian pertama yang ditemui oleh pembaca. Hindari opening yang menceritakan cuaca secara berlebihan, atau hal-hal yang bertele-tele.

Bagian 6, kesalahan dalam menyajikan konflik. Konflik merupakan nyawa sebuah cerita. Tanpa konflik menarik, pembaca akan ngantuk dan pesan sulit sampai dengan berkesan. Hindari konflik yang datar atau malah terlalu banyak.

Bagian 7, kesalahan dalam membuat ending. Ending yang bagus tidak selalu happy, banyak cerita yang berakhir dengan sad ending, tapi sangat menarik. Dan untuk membuat twist ending yang sangat disukai hampir semua pembaca, penulis sering terjebak pada ending yang dipaksakan. Syarat twist ending: ada lanjaran yang kuat, beri banyak jebakan, tokoh/idenya unik. Untuk bisa membuat twist ending, sering-seringlah membaca atau menonton film yang twist endingnya bagus.

Bagian 8, kesalahan dalam detail cerita. Jangan memberi detail yang tidak penting, karena salah satu fungsi detail adalah membuat logika dalam cerita jadi masuk akal.

Bagian 9, kesalahan dalam narasi atau deskripsi; bertele-tele, tidak, terlalu panjang, tidak konsisten dalam menggunakan kata ganti, mengabaikan pentingnya show don’t tell yang lebih melibatkan emosi pembaca.

Bagian 10, kesalahan dalam menentukan karakter, penokohan dan nama. Karakter dan penokohan yang kuat akan membawa emosi pembaca masuk ke dalam cerita.

Bagian 11, kesalahan dalam memilih diksi dan kosa kata. Selalu ada lebih dari satu kata untuk mengungkap hal yang sama. Perbanyak diksi dan kosa kata, untuk membuat sebuah karya tulis hidup dan disukai pembaca.

Bagian 12, kesalahan dalam hal setting waktu dan tempat; setting tempelan, sebenarnya tidak perlu ada, tetapi sering ditemui penulis mengambil tempat-tempat tertentu untuk membuat ceritanya menarik. Adalagi yang asal-asalan dalam menentukan setting waktu dan tempat.

Bagian 13, kesalahan dalam dialog. Dialog membuat tulisan lebih variatif dan dinamis, selain berfungsi untuk menguatkan karakter. Pastikan dialog yang dibuat memang penting untuk mendukung tulisan.

Bagian 14, kesalahan dalam memilih POV, point of view, sudut pandang penceritaan. Banyak penulis yang belum mengerti beda POV, atau tidak konsisten dalam menggunakan POV.

Bagian 15, kesalahan dalam alur dan plot. Alur adalah pergerakan cerita dari waktu ke waktu; maju, mundur atau campuran keduanya. Plot adalah ikatan yang mengaitkan satu kejadian dengan kejadian lainnya.

Bagian 16, kesalahan dalam menyampaikan pesan. Tujuan menulia tentu ingin menyampaikan gagasan. Yang baik, pesan disampaikan dengan tidak menggurui, tidak dipaksakan dan tepat sasaran.

Bagian 17, kesalahan mental dan sikap penulis; menyingkat-nyingkat kata, menggunakan bahasa alay, mudah menyerah, malas, motivasi lemah, visi tidak tajam.

 

101 d0s1 penulis pemula

Mindmap 1001 Dosa Penulis Pemula

4 Comments

  1. Razz Januari 5, 2020
    • nenysuswati123 Januari 5, 2020
  2. Naqiyyah Syam Januari 6, 2020
    • nenysuswati123 Mei 30, 2020

Add Comment