5 Tips Bijak Mengakses Media

Hidup di zaman yang dikuasai media, sungguh bukan hal mudah. Semakin bertumbuh suburnya media, baik cetak, radio, televisi, maupun online, semakin membutuhkan kearifan kita mencernanya.

Dapat dimaklumi, persaingan antar media membuat mereka harus mampu menyajikan berita yang menarik untuk diakses, dan sepertinya semakin sulit menemukan media netral yang tidak berpihak.

Untuk saat ini, rasanya sulit menemukan media yang bisa dipercaya penuh, terkait kevalidan isi beritanya, itu sebabnya, mental kita yang harus dipersiapkan dalam mencernanya.

Berikut bebeapa tips untuk bijak dalam mengakses media, agar waktu kita tak sia-sia mencernanya.

1. Tentukan seberapa penting sebuah berita untuk kita, adakah hubungannya dengan kemajuan hidup dari sisi keilmuan, profesi, sosial, politik dan sebagainya. Mengakses berita, jelas menggunakan waktu, yang tentunya harus diperhitungkan. Sayang rasanya, jika kita mengikuti berita yang dibuat seperti cerita sinetron, bersambung dan tak jelas kapan berakhirnya, hanya sekedar untuk tahu sebagai modal obrolan ringan agar ternilai update.

2. Tentukan sumber beritanya, bagaimana kredibilitasnya selama ini. Terlalu membingungkan, jika semua berita dari sembarang sumber kita telan begitu saja. Kemampuan analisa kita mungkin terbatas, maka percayakan saja pada beberapa media untuk diambil beritanya. Kepercayaan yang tidak sepenuhnya, karena bagaimanapun, di balik media berkumpul orang-orang yang punya berbagai kepentingan.

3. Mengenai kevalidan berita, upayakan mencernanya tidak dengan sepenuh perasaan. Dahulukan obyektivitas, beri peluang untuk siap menerima, apakah berita tersebut berupa fitnah, kebenaran yang terkontaminasi atau fakta yang sesungguhnya., agar hidup tidak terlalu sering terkejut.

4. Berhati-hati dalam menanggapi sebuah berita. Jangan sampai kita masuk ke dalam golongan tukang fitnah atau penyebar gosip, padahal tak ada sedikitpun kaitan kehidupan kita dengan siapa-siapa yang sedang diberitakan.

5. Ambil pelajaran hidup dari setiap berita yang kita akses, karena sebenaranya, dari setiap peristiwa yang Allah takdirkan, selalu disertakan pelajaran bagi manusia..

Waktu terus berjalan, tanpa peduli apa yang kita lakukan.
Waktu tak hendak berhenti, walau sejenak, menantikan kesiapan kita untuk melangkah dalam kebaikan.
Waktu akan menjadi pedang yang siap memenggal kehidupan menjadi bangkai tak berguna, bila kita tak segera belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah terjadi.

tmpdoodle1475118400492

5 Comments

  1. fitri restiana September 29, 2016
  2. Usmar I September 29, 2016
    • nenysuswati123 September 30, 2016
  3. adian September 29, 2016
    • nenysuswati123 September 30, 2016

Add Comment