7 Kiat memilih Komunitas untuk Pengembangan Potensi Diri

salah satu kegiatan komunitas Tapis Bloger

Bagaimana kiat memilih komunitas yang kita butuhkan? Komunitas yang membantu pengembangan potensi diri?

Apa itu komunitas?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online/ daring (dalam jaringan), komunitas adalah kelompok organisme (orang dan sebagainya) yang hidup dan saling berinteraksi di dalam daerah tertentu; masyarakat; paguyuban.

Komunitas dibentuk atau terbentuk berdasarkan sebuah alasan atau latar belakang.

Sebagai makhluk sosial, manusia cenderung mendekat pada komunitas tertentu yang sesuai dengan karakter dalam dirinya, sehingga kadang kita terjebak pada beberapa komunitas, yang cenderung menghabiskan waktu dan tidak terarah untuk kemajuan kehidupan kita. Terutama orang-orang yamg memiliki semangat belajar dan keinginan untuk maju.

Kemajuan teknologi mengantarkan kita masuk ke dunia yang memudahkan berinteraksi dengan menggunakan sosial media yang beragam, dan semakin mudahlah kita mengakses beberapa komunitas di waktu yang bersamaan.

Saat mengisi acara di sebuah komunitas

Ketika saya masuk ke dalam komunitas para penghafal Al Qur’an, maka tema sentralnya adalah bagaimana motivasi untuk konsisten menghafal, bagaimana kiat mempertahankan hafalan, metode apa yang efektif, dan sebagainya.

Saat saya masuk ke dalam komunitas guru ngaji, sentral bahasannya tentang sebaik-baik amal adalah belajar dan mengajarkan Al Qur’an.

Ketika ikut komunitas penulis, diskusinya tentang bagaimana agar bisa menerbitkan buku berkuaitas dan best seller.

Saat mencoba aktif di komunitas bloger, tema yang sering diangkat adalah bagaimana mengelola blog agar menghasilkan dolar.

Saat diundang ke komunitas parenting, tema yang sangat menarik tentu kiat-kiat mendidik agar anak-anak menjadi sholeh dan sukses.

Nah! Bagus semua, kan? Itu baru contoh komunitas yang mengeksplor potensi manusia secara kognitif, bagaimana dengan ratusan komunitas dengan landasan pemikiran pembentukan yang lain? Ada yang karena hobi, jenis usaha, profesi, almamater, dan sebagainya?

Kalau semua kita ikuti, sanggupkah kita membagi waktu? Nyamankah kita berada di sana?

Salah satu acara komunitas berbasis kepenulisan

Seberapa penting kita berkomunitas?

Setiap kita mempunyai alasan untuk memilih komunitas tertentu, entah itu semata-mata alasan sosial atau memang punya tujuan tertentu.

Saya pribadi, mempunyai alasan kuat saat memutuskan untuk masuk ke dalam komunitas, baik yang bernama dan sengaja dibentuk atau yang tanpa nama, alamiah memjadi sebuah komunitas disebabkan manusia mempunyai kecenderungan untuk berkumpul dengn orang-orang yang memiliki kesamaan dengan dirinya.

Beberapa pertanyaan yang harus kita jawab sebagai sebuah pertimbangan sebelum memutuskan akan berkiprah di komunitas yang mana, sekaligus ini sebagai kiat dalam memilih.

Sementara kita bahas memilih, dengan asumsi komunitasnya sudah ada, berbeda lagi kalau kita bicara dalam hal membangun komunitas tertentu.

  1. Hal apa yang menarik dari komunitas tersebut, sehingga ingin gabung?

Terkadang, bertemunya kita dengan komunitas tertentu, bukan karena sengaja mencari, bahkan bisa jadi sebelumnya tak terfikirkan ada komunitas seperti itu. Awalnya heran, kok alasan seperti itu saja bisa jadi pengikat untuk membuat sebuah komunitas, ya? Misalnya komunitas yang berlatar belakang hobi, yang sebenarnya tanpa komunitaspun tetap akan dilakukan, namanya hobi, sesuatu yang menyenangkan dan membuat nyaman pelakunya.  Atau, komunitas pakaian tertentu. Kalau kita tidak pernah berkomunikasi dengan anggotanya, mungkin kita tetap dengan  keheranan. Biasanya, pencetus idea atau foundernya butuh pihak lain dalam merealisasikan ide-idenya, sehingga mencari orang-orang yang memiliki kesamaan dalam memkirkan hal tertentu. Ketika sebuah komunitas para anggotanya punya komitmen yang baik terhadap focus garapannya, biasanya akan berkembang cepat dan produktifitasnya meningkat tajam.

  1. Apa tujuan bergabung dengan komunitas?

Adanya tujuan bisa menjadi arah dalam langkah-langkah berikutnya saat memutuskan untuk bergabung. Jangan dikira semua anggota punya tujuan yang sama. Ada yang murni ingin berkembang bersama anggota lainnya, guyup dalam menjalankan program-programnya, ingin besar dan maju bersama, tetapi jangan kaget kalau ada yang punya tujuan tidak sekedar itu. Bisa saya sebutkan diantaranya, misalnya bertujuan mengembangkan bisnis yang sudah digeluti sebelumnya. Komunitas adalah tempat berkumpulnya orang banyak dengan setidaknya satu kesamaan, pebisnis yang jeli mampu membaca peluang pasar yang besar dalam komunitas yang tepat.

  1. Apa yang akan dilakukan dalam komunitas?

Mungkin kita punya rencana untuk berkiprah di komunitas dalam upaya pengembangan potensi diri? Atau mengambil peran sebagai relawan atau pembimbing dalam mendorong dan membimbing anggota yang lain? Apapun, pastikan rencana-rencana itu baik untuk diri sendiri dan membaikkan orang lain, tak ada rencana merugikan siapapun, sebagaimana diri kita tak ingin dirugikan.

  1. Taget apa yang akan dicapai?

Boleh juga kita membuat target pribadi selama membersamai komunitas, baik target bulanan atau tahunan. Bisa juga target peningkatan potensi diri dan keahlian atau hubungan baik dengan anggota lain.

  1. Bagaimana pengaruhnya dalam kehidupan pribadi?

Sekokoh-kokohnya kepribadian, pergaulan yang intens dengan orang yang sama akan memberikan pengaruh pada pemikiran dan berimbas pada sikap dan keputusan-keputusan yang kita pilih. Sebelum memutuskan gabung, hal itu harus benar-benar diperhitungkan, terutama untuk orang yang mudah terpengaruh lingkungan atau yang masih di usia labil (remaja).

  1. Bagaimana kekuatan diri dalam memfilter hal-hal yang tidak diinginkan tetapi ada dalam komunitas itu?

Menemukan komunitas yang homogen, tentu tidak mudah. Oke, mungkin untuk satu hal ada kesamaan, yaitu hal yang melatarbelakangi terbentuknya komunitas, tetapi untuk hal lain, sangat sulit untuk disamakan.

  1. Terakhir, perhatikan visi misi hidup secara umum, apakah keberadaan kita di komunitas sesuai dan membantu dalam realisasinya atau justru berpotensi menjadi penghalang?

Semoga 7 kiat memilih komunitas ini bermanfaat untuk sahabat sekalian dan kita menemukan yang membantu mempercepat pencapaian dan peningkatan produktivitas.

15 Comments

  1. Puspa Fajar Februari 2, 2018
    • nenysuswati123 Februari 2, 2018
  2. Novrian Erintias Haqiki Februari 2, 2018
    • nenysuswati123 Februari 2, 2018
  3. Dwi Septiani Februari 5, 2018
    • nenysuswati123 Februari 7, 2018
  4. Desy LA Februari 8, 2018
  5. agustinus leantoro Februari 9, 2018
  6. Naqiyyah Syam Februari 9, 2018
    • nenysuswati123 Februari 9, 2018
    • nenysuswati123 Februari 9, 2018
  7. Yudi hartono Februari 9, 2018
    • nenysuswati123 Februari 9, 2018
  8. Jalan2Aisyah Februari 9, 2018
    • nenysuswati123 Februari 9, 2018

Add Comment