7 Tips Merawat Rumah Tangga

tmpdoodle1474000783674

Sudah 25 tahun membinan rumah tangga, boleh dong berbagi tips.

Lamanya berumah tangga, bukan jaminan keluarga pasti bahagia, tapi setidaknya, itu bukti bahwa ada upaya perawatan di sana.

Menikah, menyatukan dua hati, dua jiwa, dua pikiran yang berbeda latar belakang, karakter, kebiasaan dan gaya hidup, tiba-tiba harus melangkah bersama, berirama, untuk menggapai satu tujuan, tentu bukan hal yang mudah.

Berikut ada sedikit tips bagimana merawat rumah tangga agar langgeng meniti kehidupan sampqi khusnul khotimah, insyaallah, aamiin.

1. Luruskan dan jaga selalu niat, bahwa menikah adalah salah satu bentuk ibadah dan ketaatan pada Allah, Sang Pencipta Kehidupan. Jika niat ini selalu menghiasi langkah perjalanan, maka ada upaya untuk menjaga agar nilai ibadahnya diterima dan mendapatkan keridhoan Allah.

2. Menerima pasangan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tak ada manusia sempurna. Penerimaan yang tulus, menjadi landasan untuk saling mengakui kekurangan diri dan berusaha bersama-sama berproses menjadi lebih baik. Jangan terlalu menuntut kalau tak suka dituntut. Bimbing pasangan seperti kita mengharap rengkuhannya saat akan terjatuh dalam langkah yang kita tapaki.

Baca juga9

3. Mencanangkan visi misi keluarga dan menjadikannya pegangan dalam setiap pengambilan keputusan. Setiap keluarga memiliki visi misi yang tentu saja selaras dengan obsesi yangningin dicapainya dalam membina rumah tangga. Ingin menjadi keluarga bahagia dunia akhirat, itu pasti. Tetapi bagaimana implementasinya, akan nampak dalam wujud yang berbeda-beda.. Yangmjelas,,pastikan bahwa visi misi keluarga kita selaras dengan tujuan diciptakannya manusia, beribadah kepada Allah.

4. Beda pendapat bahkan bertengkar antar suami istri merupakan sesuatu yang wajar, hanya saja perlu dicatat bahwa yang mengalah bukan berarti salah dan kalah, yang menang dalam berpendapat belum tentu benar dan pasti baik. Pastikan bahwa keputusan yang diambil bukan karena egoisme salah satu pihak, tapi dengan perhitungan untuk kebaikan keluarga.

5. Libatkan seluruh anggota keluarga dalam mewujudkan visi misi , komunikasikan sedini mungkin sesuai dengan kapasitas nalar masing-masing.

6. Yakinlah, badai pasti berlalu. Bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Kesulitan hidup itu niscaya, sedang solusinya sudah tersedia, temukan dan lampaui setiap badai kehidupan dengan kesuksesan. Jangan terbersit pikiran untuk cerai, sesulit apapun masalahnyang sedang dihadapi.

7. Bersama Allah, pasti bisa.

Sumber gambar : internet.

Add Comment