Ahsanu ‘Amala

Di dalam Al Qur’an Surat Al Mulk 2, Allah berfirman yang artinya:

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

Sedangkan di dalam surat  Adz Dzariyat ayat  56 Allah mengatakan bahwa

Adz Dzaariyaat 56

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. 

 

Dari kedua ayat tersebut, maklumlah kita, apa misi hidup kita di dunia ini, yaitu beramal sebaik-baiknya dalam rangka ibadah kepada Allah.

Dunia ini adalah ladang amal sholeh. Kita bisa mengambil peran yang sesuai dengan kapasitas untuk melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya.

Kita hidup di bumi Indonesia, menghirup udaranya, meminum airnya, makan hasil tanahnya, maka di sinilah ladang yang Allah sediakan. Inilah tanah air  yang harus kita rawat dengan cinta.

Sangat banyak kebaikan yang bisa kita lakukan tanpa mengusik apa yang dilakukan orang lain dalam menjalankan perannya. Masing-masing kita punya peran, kapasitas dan tanggung jawab. Sibuklah dengan ladang kita agar menghasilkan panenan yang berkualitas dan melimpah.

Antar bidang ada saling keterhubungan, yaitu kepentingan. Tak ada yang terlepas dari ikatan sosial, selama kita masih manusia yang membutuhkan dan dibutuhkan orang lain.

Saat kita tak suka dikhianati, maka orang lainpun tak suka kita khianati.

Saat kita tak ingin diserakahi, maka orang lainpun benci dengan keserakahan kita.

Saat kita tak ingin didzolimi, demikian orang lain, tak suka didzolimi saat kita berkuasa.

Jika kita mendapat kesempatan duduk di pemerintahan pejabat publik, maka layanilah rakyat dengan kasih sayang, sebagaimana saat menjadi rakyat, kita ingin dilayani oleh aparat dengan ramah dan profesional. Tanggung jawab utama kita adalah kepada pemilik alam yang yang Maha Menyaksikan.

Jika kita mendapat amanah dalam pengawasan pelaksanaan hukum, jadilah hakim yang adail, seperti kita juga ingin mendapat perlakuan adil saat sdang bermasalah dengan hukum.

Jika kita memilih menjadi guru, jadilah mitra orang tua siswa dalam mendidik generasi bangsa, sebagaimana kita sebagai orang tua, sangat berharap bisa bekerjasama dengan guru anak-anak kita dalam membimbingnya.

Jika kita memilih jadi pedagang, jadilah saudagar jujur dan menjaga kualitas barang dagangan, seperti saat kita jadi pembeli, tak ingin kecewa karena merasa tertipu.

Apapun peran yang kita pilih atau yang diamanahka, jadikan itu sebagai ladang yang kita rawat dengan cinta.

Add Comment