Bahagia Menulis Buku

“Assalamualaikum wr wb. Maaf Mba Neny,  saya Nur Islam (LTV/INEWSTV LAMPUNG), kawan Mas Ikhsan Aura), mohon kesediaannya menjadi narasumber TABIK PUN, bincang santai ulun Lampung tentang prestasi, ketokohan, menginspirasi dll”

Sebuah pesan masuk via WA, 6 September 2016, pagi. Belum sempat dijawab, pesan berikurnya masuk lagi.

“(rekaman) sore ini jam 16.30, tema Bahagia Dengan  Menulis Buku.”

Segera saya tindak lanjuti dengan menanyakan gambaran acara tersebut, karena memang belum pernah menyaksikannya. Di rumah ada TV, tapi hampir tidak pernah nonton. Channelnyapun terbatas, dan INEWSTV Lampung termasuk yang tidak ada. TV hanya digunakan untuk nonton Unyil dan Bolang oleh anak.

Kemudian saya konfirmasi ke Ikhsan, owner penerbit Aura Publishing. Benar, beliau memang merekomendasikan saat  Mas Nur Islam menghubunginya.

Benar! Mas Nur Islam ternyata teman lama suami, yang dulu jadi wartawan di Lampost dan mengangkat profil suami tahun 1995.

Beliau pengasuh di acara Tabikpun InewsTV Lampung.

Sebelum rekaman, sempat ngobrol temu kangen dan dilanjutkan setelahnya.

Memang, baru sekali ini wawancara sekitar satu jam untuk acara TV, tapi karena merasa sudah dekat dengan pengasuhnya dan ditambah host yang supel, membuat acara rekaman terasa santai. Bisa jadi, ini pengaruh dari pengalaman sebagai nara sumber di acara radio Islam Lampung di tahun awal 2000an. Benar! Saya sempat beberapa tahun menjadi nara sumber di acara Baiti Jannati radio Al Bayyan dan rubrik Pernik di A@Radio.

Suasananya hampir sama, ngobrol ringan membahas sebuah tema, hanya dua orang, nara sumber dengan penyiar radio/host TV. Bedanya hanya keberadaan kamera dan kameramen.

Apa isi obrolannya?

Silakan ditonton, semoga dari obrolan yang hampir satu jam itu ada yang bisa diambil manfaatnya.

Add Comment