El’s Creative Hub : CSR El’s Coffee untuk Masyarakat Lampung

“Els coffe yang lambangnya gambar pohon itu, kan?” tanya anak saya, saat saya beritahu bahwa saya ada acara di Els coffe yang di Teluk Betung.
O, ternyata Els coffe memang sudah terkenal, terutama untuk orang yang sering melakukan perjalanan, seperti anak saya. Itu sebabnya, setiap akan pergi ke suatu tempat, kalau sempat saya akan konfirmasi ke anak dulu, setidaknya ada sedikit gambaran tentang tempat yang akan saya tuju.
Selain itu, saya mencari informasi di internet, setidaknya ada sedikit bekal informasi, baik itu lokasi ataupun sesuatu yang ada di sana.
Dari salah satu blog traveling yang saya kunjungi, mendapatkan informasi tentang awal mula terbangunnya bisnis els coffe. Sudah saya duga, nama El’s coffe terkait dengan nama pemiliknya, Elkana Riswan, pengusaha lokal yang melanjutkan bisnis kopi keluarganya yang sudah turun temurun.
Kakek Elkana merupakan pengepul kopi di daerah Talang Padang, kabupaten Tanggamus, propinsi Lampung. Bahkan ayah El, mengikuti jejak kakeknya, menjadi pengepul sejak usia 14 tahun. Mereka keluar masuk hutan membeli kopi langsung dari para petani dan menjualnya ke desa-desa. Bisnis yang berjalan sejak tahun 1940 inipun terus berkembang sampai akhirnya mendapat izin sebagai eksportir.
Setelah menamatkan kuliahnya di Australia, Elkana kembali ke Lampung dan bersama adiknya, Tia Riswan mengubah pola bisnis kopi keluarganya, dari penyalur kopi menjadi penghidang kopi. Kini gerai El’s coffe menyebar di beberapa kota seperti Padang, Bali, Jakarta bahkan Malaysia.
El’s Coffee mempunyai beberapa gerai di kota Bandar Lampung. Pertama di jalan Mayor Salim Batubara, di Jalan Kartini (Hotel Citihub), dan di Mal Boemi Kedaton.
Menu yang tersedia di El’s Coffee, antara lain:
12 single origin coffee
9 espresso based
8 flavoured latte
3 signature drink dari El’s
7 non espresso based
4 parfait
3 popcorn frappe
4 pudding
13 frappe
6 tea
4 mocktails
Buat yang minum bir, ada 9 jenis beer tersedia di El’s.
What? Ada beer? Eh, tapi ini info tahun 2015?
Hmm…jadi pergi, nggak, ya? Pergi…enggak…pergi…enggak.
Pergi ajalah, kan saya ke sana nggak mau minum beer, justru saya akan konfirmasi, sehingga bisa memberikan informasi sesuai fakta.
Yes, sesuai kesepakatan, saya pergi dengan grabb car, sekalian menghampiri Fitri Restiana yang menunggu di tempat yang sudah dijanjikan, jadi tidak merepotkan driver.
Sampai di tempat, acara belum dimulai. Setelah registrasi, Bang Indra mempersilakan kami, menuju halaman yang bertenda, tempat acara launching El’s Creative Hub diselenggarakan.
Dalam sambutannya, Elkana Riswan bercerita, timbul pemikiran bagaimana caranya memadukan kopi dan berbagai kreatifitas.
El’s Creative Hub dibuat sebagai wadah kreativitas. Menyediakan tempat untuk sharing office, mensinergikan berbagai usaha untuk meningkatkan Lampung.
Wakil walikota Bandarlampung, yang juga sebagai ketua Apindo(Asosiasi Pengusaha Indonesia),  M. Yusuf Kohar, menyambut baik apa yang dilakukan Elkana. Bukti bahwa, jika diberi kesempatan, manusia akan berkembang luar biasa.
El’s Creative Hub sebagai bentuk CSR dari El’s Coffe.
M. Yusuf Kohar, mengatakan, selama ini masyarakat memahami dana CSR dari perusahaan hanya untuk disumbangkan, padahal bisa dimanfaatkan dalam bentuk lain untuk kepentingan masyarakat.bagian dari csr elscoofee. Sebelum membuka launching dengan resmi, wakil walikota berpesan kepada Elkana, untuk selalu berkreasi agar Lampung lebih maju lagi.
 
Satu lagi bentuk kemanfaatan yang diberikan El’s Coffe, tiap tiga bulan sekali, diadakan acara El’s Coffe Live. Dalam acara itu, masyarakat bisa belajar banyak hal tentang kopi. Tempatnya di El’s Coffee yang ada jln Rasuna Said. Kapan waktunya? Info ada di IG El’s Coffe house yang selalu update.
Setelah launching dibuka dengan resmi, diperkenalkan game baru yang bercerita tentang El’s Coffe yang bisa di download di play store secara gratis, namanya Finding El’sCoffe.
Saatnya melihat-lihat!
Sebenarnya kurang nyaman, maklumlah sedang ada acara, sehingga banyak orang yang hadir. Tidak puas mengeksplore. Ada Tia Riswan dan suaminya, tapi sedang sibuk dengan tamu-tamu. Akhirnya saya hanya mengandalkan apa yang bisa saya lihat.
 Hmm…sepertinya adaninformasi yang belum saya dapatkan, tapi waktu sudah tak bisa ditolerir, sepertinya bisa melengkapinya dengan mengunjungi Elscoffee.com
Sumber: heltelskelter.com
travelerien.com

Add Comment