Game On Line, Haruskah Dimusuhi?

tmpdoodle1474187161210

Beberapa kali saya mengikuti workshop ataupun seminar tentang bahaya game online dan bahayanya terhadap perkembangan anak, baik secara fisik, mental maupun kecerdasan. Kesimpulan dari acara-acara itu pada umumnya adalah orang tua mengupayakan bagaimana caranya menjauhkan anak dari game online, bahkan gadget.

Semudah itukah?

Perkembangn teknologi memang luar biasa, siapapun tak kan mampu menghentikan atau menghambatnya. Begitulah kreativitas manusia, selalu mencari jalan penyalurannya. Kita hanya bisa mengikuti atau menghindarinya.
Dengan mengikuti, maka kita bersiap menerima konskuensinya, bisa positif atau negatif.
Jika menghindar, maka kita harus punya upaya untuk menjauhi, menghijab atau mengabaikannya dengan memilih alternatif teknologi atau aktivitas lain.

Sebagai orang tua, kita bisa memilih salah satunya, membiarkan anak-anak mengikuti, melarangnya sama sekali mengenal/bersentuhan atau mengizinkan, mengarahkan dan memfilternya.

1. Membiarkan anak mengenal dan bermain game online dengan bebas. Biasanya orang tua tidak tahu sama sekali hal-hal yang berkaitan dengan game online, apalagi memainkannya. Atau bisa juga karena otoritasnya yang lemah. Tidak tahu pengaruh dan bahayanya pada perkembangan anak, kecuali mereka terganggu dengan kecanduan anak terhadap game yang menghabiskan waktu dan biaya. Tapi jangan kaget kalau nantinya ada efek yang tidak disadari merupakan pengaruh dari kecanduan game online, seperti tingkah laku/kekerasan yang terinspirasi darinya, ada perkembangan fisik atau otak yang tidak diharapkan bahkan sampai pada perzinahan sebagai efek dari sliweran pornogafi yang kabarnya sering diselipkan dalam game-game itu.

2. Menghijab atau menghalangi anak mengenal dan memasuki dunia game online. Butuh otoritas yang tinggi, jika orang tua tidak mengkarantina pergaulan anaknya. Atau, akan kecolongan, anak akan mencari di luar dengan sembunyi-sembunyi.

3. Menjaga komunikasi kondusif dengan anak sehingga anak merasa dipercaya dan tidak selalu dicurigai. Anak akan terbuka dengan informasi yang didapat dari peegaulan. Bersama-sama mencari tahu dan membahas apa manfaat dan mudhorot bermain game online dari berbagai sudut pandang, sehingga akan diambil kesepakatan yang berkaitan dengannya.

Menjadi orang tua bijak memang tidak mudah, tapi yakinlah, selama kita mau terus belajar dan mohon bimningan serta perlindungn dari-Nya, semoga kita diberi kekuatan untuk menunaikan amanah dengan baik.

Sumber gambar : internet

4 Comments

  1. Fitri restiana September 19, 2016
    • neny suswsti September 19, 2016
  2. Rhodoy September 19, 2016
    • nenysuswati123 September 24, 2016

Tinggalkan Balasan ke nenysuswati123 Batalkan balasan