Kang Abik: Menulis untuk Mengajak Mencintai Agama

12 Nopember 2017

Karena lokasi bedah buku Kang Anik dekat, sengaja saya datang di saat acara inti. Bukan bermaksud mengabaikan acara-acara sebelumnya, tetapi memang waktunya harus dibagi-bagi.

Ada 5 acara yang minta dihadiri, tapi bagaimanapun skala prioritas harus diberlakukan.

Bertempat di masjid Al Walidain, di kompleks pondok pesantren Al Firdaus, di perum BKP Kemiling, Bandarlampung.

Jarak dari rumah tidak sampai 1 km, dengan berkendara motor, tidak sampai 10 menit sudah tiba di lokasi.

Alhamdulillah, sampai di lokasi, acara pembukaan baru saja di mulai.

Ustadz. Amiruddin S. Ag. M. Pdi.

Pimpinan pondok pesantren Al Firdaus

Pp Al Firdaus berawal dari hibah tanah 3200 m2 ditambah lainnya, kemudian mendirikan yayasan Atmo Taruno Joyo.

Launching Hollyday with Qur’an dimunculkan untuk menyikapi program pemerintah full day school, kegiatannya Sabtu Ahad bersama Al Qur’an yang dikemas dengan kegiatan outdoor.

Program ini dilakukan sambil menunggu tempat menginap santri yang sekarang sedang dalam proses.

Dalam salam pembuka, Kang Abik mengapresiasi acara yang digelar oleh pondok pesantren Al Firdaus.

“Kita menjadi bagian yang meramaikan pesantren Al Firdaus, semoga ini menjadi sunnah hasanah,” kata Kang Abik.
Siapa yang melakukan sunnah hasanah, maka dia akan memperoleh pahala dari sunnah itu.

Bedah buku Bidadari Bermata Bening:

Semua orang ingin menjadi orang yang baik juga bernasib baik, dunia dan akhirat.
Kita juga mengharapkn hal yang sama untuk orang-orang yang dekat dengan kita.

Kalau yang menginginkan yang masih bernama makhluk, maka akan ada 2 kemungkinan:

1. Harapan itu menjadi kenyataan, dengan satu syarat, yaitu keinginan itu diijabah oleh Allah Swt.

2. Tidak menjadi kenyataan jika tidak diijabah Allah.

Banyak sejarah , contoh nabi Nuh as. Sedahsyat apapun keinginan itu, Allah ingin menunjukkan kekuasaan-Nya, maka keinginan itu tidak terwujud.

Rasulullah saw. memiliki paman yang sangat mencintainya dan dicintainya, yaitu Abi Thalib. Rasul tidak pernah berhenti mengajak, bahkan sampai menjelang akhir hayatnya, Rasul meminta sambil menangis agar beliau bisa menolongnya di akherat kelak.
Kalau yang menginginkan tidak lagi bernama makhluk, tetapi Allah Swt. Hanya ada satu kemungkinan, pasti terjadi.

Ternyata Rasulullah Saw. pernah menjelaskan ciri-ciri orang yang dikehendaki baik oleh Allah: “Barangsiapa Allah menghendki pada orang itu kebaikan, maka Allah akan memfaqihkan orang itu ajaran agama Allah.” Faqih = memberi kepahaman dan mengamalkan yang dipahami dengan ikhlas karena Allah.

Kang Abik menegaskan bahwa dirinya menulis novel dalam rangka mengajak pembaca untuk memahami, mencintai ajaran agama Allah. Termasuk memahami cinta sesuai ajaran agama Allah.

Bidadari bermata bening bercerita tentang santriwati dari keluarga sederhana, yang mampu menunjukkan prestasinya. Dalam kehidupannya, sangat memegang ajaran agama yang dipelajarinya di pesantren. Berujung kuliah di Yordania.

Selain itu mendekatkan pembaca terutama remaja n pemuda kepada ilmu, itu sebabnya novel-novelnya tentang pemuda yang menuntut ilmu.

Bidadari bermata bening, yang mendasari judul, salah satunya adalah Ingin remaja putri memiliki satu imajinasi yang besar.
Imajinasi itu penting.
Imajinasi beda dengan khayal.
Khayal itu sesuatu yang tidak akan tercapai.
Imajinasi sesuatu yang menggerakkan dan akan tercapai jika kita bersungguh-sungguh.

Sayang, saya tidak bisa menyelesaikan acara sampai tuntas, saat sesi tanya jawab, saya putuskan untuk pulang lebih dulu, menghadiri undangan tetangga yang mengdakan resepsi pernikahan.

Review inipun saya tulis di sela-sela acara berikutnya.

2 Comments

  1. Arinicisaraputri November 12, 2017
    • nenysuswati123 November 13, 2017

Add Comment