Manfaat Coaching Family

Alhamdulillah, dua hari ini, saya dan suami berkesempatan mengikuti Dauroh Coaching Family yang diselenggarakan oleh Rumah Keluarga Indonesia wilayah Lampung di hotel Horion.

tmpdoodle1476627754535

Waw!

Kesempatan yang langka, tentunya.

Serasa mendapatkan tambahan energi dengan variasi menu yang berbeda.

Selama ini kita tentu tidak asing dengan istilah mentoring, training atau konsultasi, tapi mungkin agak asing dengan istolah coaching. Seperti saya, saat mendengar informasi acara ini, yang ada dalam bayangan saya, coach di lapangan basket.  Ha ha ha.

Oke! (Terbayang gaya Coach Ferli ?)

tmpdoodle1476627832710

Apa itu coaching?

Coaching sebagai bentuk komitmen bersama klien untuk memaksimalkan potensi-potensi pribadi dan profesional yang dimilikinya dengan proses yang menstimulasi dan mengeksplorasi pemikiran dan proses kreatif.

Coaching skill bermuara pada disiplin ilmu positive psychologi_ditujukan untuk mengidentifikasi dan memahami  kekuatan dan kebajikan manusia serta membantu untuk lebih bahagia dan produktif.

Coaching adalah ilmu mengenai komitmen pribadi.

Coaching pada dasarnya adalah percakapan yang membangkitkan kesadaran terdalam dan memunculkan dorongan perubahan.

Prinsip dasar dan inti coaching adalah self directed learning: pembelajaran/pengembangan diri yang mengacu pada kesadaran yang bersumber dari dalam diri itu sendiri.

Teori banget?

Iya, itu pemahaman dasar tentang coaching, sehingga sedikit tergambar apa itu coaching? Untuk apa melakukan coaching dan apa hasilnya?

Oke! (He he he, senang duplikasi gayanya).

Lalu, apa itu coaching family? Mengapa keluarga harus dicoaching? Apa hasil yang diharapkan?

Keluarga bisa menjadi sumber inspirasi dan energi bagi seseorang, tapi juga bisa menjadi sumber masalah bagi kehidupannya.

Ketika potensi positif keluarga berhasil dilejitkan, diharapkan anggotanya akan menjadi manusia produktif yang memberikan kontribusi dalam pembangunan masyarakat dan negara.

Sayangnya, tidak setiap kita menyadari dan mampu menggali, sehebat apa potensi diri dan keluarga kita.

Berbeda dengan konseling yang fokus pada masalah, kalau coaching fokus pada solusi, mau apa ke depannya. Jadi tidak harus menunggu ada masalah yang harus diselesaikan,

Jadi?

Yang mau melejitkan diri, ayo coaching. Coach akan membantu kita menemukan dan melejitkan potensi yang Allah anugerahkan pada kita.

Nah! Tidak lupa, dalam acara ini ada kesempatan self branding penulis pemula dengan coach bertaraf internasional, Mbak Ferlita Sari M.Psi ACC.

tmpdoodle1476627638846

9 Comments

  1. Vittorio Dwison Oktober 16, 2016
    • nenysuswati123 Oktober 16, 2016
  2. Yuliani Oktober 16, 2016
    • nenysuswati123 Oktober 16, 2016
      • Etta November 16, 2016
        • nenysuswati123 November 16, 2016
  3. Naqiyyah Syam Oktober 17, 2016
    • nenysuswati123 Oktober 19, 2016
    • Janaye November 16, 2016

Add Comment