Mencermati Program KJ4 paslon no 4 cagub-cawagub Lampung

Program Mustafa-Ahmad jajuli

Bahagia rasanya saat berkesempatan ngobrol dengan sekum DPW PKS Lampung, Ade Utami Ibnu, membahas program Kartu Jaminan 4 (KJ4) yang dicanangkan paslon no 4 cagub-cawagub Lampung di pilkada 2018 ini, Mustafa-Ahmad Jajuli.

Saya benar-benar penasaran dengan program yang sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat ini.

Siapapun dia, pasti membutuhkan apa yang dijaminkan dalam program ini, yaitu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan serta usaha dan kemandirian.

Sepertinya saya harus menuliskannya dalam beberapa judul, agar pembahasannya lebih fokus.

Di awal obrolan, Pak Ade menyampaikan latar belakang dimunculkannya program Kartu Jaminan 4. Hal ini tak lepas dari keprihatinan Ahmad Jajuli, cawagub paslon no 4 yang diusung PKS, berdasarkan pengamatannya selama menjabat satu periode sebagai anggota DPRD propinsi Lampung dan dua periode sebagai anggota DPD yang mewakili propinsi Lampung.

Dari kenyataan yang dilihat saat reses ke daerah pemilihannya, bahwa program yang diselenggarakan pemerintah daerah selama ini, belum menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat secara signifikan, padahal anggaran dana untuk itu tersedia, karena Lampung memiliki sumber pendapatan daerah yang mencukupi.

Sebagai contoh, peningkatan angka IPM yang terjadi, sebatas pertambahan nilai dari periode sebelumnya di propinsi Lampung, tetapi jika dinilai dari perbandingan dengan daerah lain, Lampung belum bisa keluar dari zona 3 daerah termiskin di Sumatra.

Penilaian Lampung sebagai propinsi termiskin ketiga di pulau Sumatra merupakan keprihatinannya, padahal Lampung memiliki potensi daerah yang seharusnya bisa membuatnya mencapai IPM  peringkat ke empat di Sumatra.

Belum lagi jika kita bicara indeks kebahagiaan, yang bisa kita akses di web resmi Badan Pusat Statistik.

Apakah IPM?

IPM (Indeks Pembangunan Manusia) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.

Dengan perhitungan tertentu, IPM mengukur pencapaian rata-rata sebuah negara dalam 3 dimensi dasar pembangunan manusia:

  • hidup yang sehat dan panjang umur yang diukur dengan harapan hidup saat kelahiran
  • Pengetahuan yang diukur dengan angka tingkat baca tulis pada orang dewasa (bobotnya dua per tiga) dan kombinasi pendidikan dasar , menengah , atas gross enrollment ratio (bobot satu per tiga).
  • standard kehidupan yang layak diukur dengan logaritma natural dari produk domestik bruto per kapita dalam paritasi (penggambaran) daya beli.

Membedah KJ4 (Kartu Jaminan 4)

Yang dimaksud Kartu J4 adalah kartu yang diberikan kepada masyarakat Lampung yang memenuhi kriteria mendapatkan jaminan.

Jaminan maksudnya, masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan dan ikut menikmati hasil pembangunan, berupa 4 kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi dengan keberpihakan anggaran daerah.

Mengapa membuat program tidak populer, yaitu meningkatkan kualitas SDM yang hasilnya tidak dapat dilihat segamblang pembangunan fisik dan infrastruktur?

Ahmad Jajuli yakin, dengan meningkatnya kualitas SDM masyarakat Lampung, maka semua prestasi sangat mungkin bisa diraih. Pembangunan fisik otomatis akan dilakukan saat ada tuntutan sarana untuk menunjang produktifitas warga dalam pembangunan.

Empat jaminan tersebut adalah pendidikan, kesehatan, kesejahteraan serta usaha dan kemandirian.

Baca juga:

KJ4 Bidang Pendidikan & Kesehatan

KJ4 Bidang Kesejahteraan & Usaha/Kemandirian

6 Comments

  1. Emmy Herlina April 20, 2018
    • nenysuswati123 April 22, 2018
  2. Tebar Pesona Travel April 21, 2018
    • nenysuswati123 April 22, 2018
  3. Indra Bagus Yuniari April 21, 2018
    • nenysuswati123 April 22, 2018

Add Comment