Menjadi Orang Rumahan, Benarkah Pilihan?

orang rumahanBagi seorang wanita berpendidikan tinggi, mungkin termasuk jarang yang memilih menjadi orang rumahan dengan sepenuh hati. Tentu banyak yang menyayangkan pilihan itu. Terkesan menyia-nyiakan kesempatan yang bisa diraih dengan pendidikan tinggi yang telah dijalaninya. Sebagian lagi memperhitungkan biaya mahal dan waktu yang cukup lama dengan kesempatan karir yang bisa diraihnya.

Sebagian mereka menjadi orang rumahan dalam artian menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya, karena terpaksa, antara lain; tidak mendapat izin suami, tidak mendapatkan pekerjaan setelah melamar kesana-kemari, tidak ada yang menjaga anak, dll.

Jika kita termasuk orang rumahan, apakah yang menjadi alasannya?

Mungkin kita perlu mengevaluasi diri, terutama alasan dan tujuan ada di posisi ini.

Add Comment