Program KJ4, Bidang Pendidikan & Kesehatan

Di balik kemegahan pembangunan, terutama di perkotaan, pada kenyataannya masyarakat Lampung masih ada di posisi termiskin ketiga di Sumatra. Kemiskinan itu berdampak pada ketidakmampuan orang tua menyekolahkan anak-anaknya. Campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengatasi hal ini, yang tentunya jika teratasi akan meningkatkan prestasi Lampung dan bisa keluar dari zona 3 daerah termiskin di Sumatra.

Sebagai peserta pilkada Lampung, pasangan no 4, Mustafa-Ahmad Jajuli mengusung program yang menjadi harapan rakyat, yaitu program KJ4.

Kartu jaminan ini meliputi bidang pendikan, kesehatan, kesejahteraan, usaha dan kemandirian.

Program jaminan pendidikan

Jaminan pendidikan yang diprogramkan meliputi:

  1. Menanggung biaya pendidikan SMA/SMK/MA bagi siswa miskin

Menanggung biaya keperluan sekolah (iuran dan perlengkapan sekolah) bagi siswa SMA Negeri dan sederajat dari keluarga miskin di 15 Kabupaten dan Kota. (Beasiswa seluruh siswa untuk 5 Kabupaten; Mesuji, Lampung Utara, Waykanan, Lampung Barat dan Pesisir  Barat. Untuk 9 Kabupaten/Kota lainnya beasiswa hanya untuk siswa dari keluarga miskin.

  1. Bantuan perlengkapan siswa SD, SMP dan SMA, berupa buku dan alat tulis.
  2. Bantuan biaya sertifikasi keahlian untuk 1000 lulusan SMK, Diploma dan Sarjana. Hal ini terkait kenyataan, bahwa lulusan pendidikan formal kita bukan tenaga kerja yang siap pakai, dan pada umumnya perusahaan dan instansi menerima karyawan yang punya pengalaman kerja atau sertifikat kompetensi di bidangnya.
  3. Beasiswa pendidikan S1 untuk guru SMA yang belum sarjana (1700 guru) dan beasiswa S2 untuk 500 guru.

Untuk kita yang tinggal di perkotaan mungkin heran jika ada guru tingkat SMA yang belum sarjana, sedangkan di kota banyak sarjana yang kebingungan mencari kerja, tetapi begitulah kenyataannya, terutama di daerah-daerah.

  1. Bantuan biaya bagi masyarakat putus sekolah jenjang SD,SMP dan SMA dalam program kejar paket A, B dan C.

Memang, peserta yang ikut program kejar paket A,B dan C tidak mengeluarkan biaya sebesar yang mengikuti program sekolah formal, tetapi untuk masyarakat miskin, biaya 2 jutaan untuk bisa ikut ujian tentu bukan mudah.

  1. Menanggung biaya pendidikan dari tingkat SD sampai perguruan tinggi bagi 1000 siswa hafiz Qur’an.

Saya sebagai orang tua yang mengarahkan pendidikan anak-anak untuk menghafal Al Qur’an merasakan sendiri, untuk mengikuti program ini orang tua harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak dari program sekolah formal biasa, tentu pembiayaan dari pemerintah akan sangat meringankan bebannya dalam mewujudkan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya.

  1. Bantuan pendidikan pada jenjang perguruan tinggi bagi siswa miskin berprestasi, untuk 50.000 orang selama waktu lima tahun.
  2. Insentif bulanan untuk 6000 guru honor SMA/SMK.

Wow! Tentu akan muncul angka-angka yang fantastis bagi rakyat yang selama ini tidak pernah tahu bagaimana pengelolaan anggaran daerahnya, tetapi Pak Ade meyakinkan bahwa anggaran itu ada. Lampung merupakan daerah yang kaya, dan bila dikelola dengan baik maka pendapatan daerahnya akan tepat sasaran ke pihak yang seharusnya.

Program Mustafa-Ahmad jajuli

Program Jaminan Kesehatan

Siapa yang mau sakit?

Kalau bisa memilih, semua kita tentu ingin sehat, tetapi fakta membuktikan bahwa hampir semua orang pernah mengalami gangguan kesehatan. Saat sakit, tentu kita ingin segera sehat dengan ikhtiar berobat, sayangnya, kita sering terbentur biaya saat harus berobat.

Pemerintah berusaha memberikan program penjagaan untuk masyarakat agar terhindar dari kesulitan pembiayaan saat sakit, diantaranya program BPJS.

Terlepas dari pemberitaan tentang carur marutnya pengelolaan dana BPJS dan berita miring tentang layanan untuk peserta BPJS, program ini relative menolong, terutama untuk kasus penyakit yang berbiaya sangat mahal.

Sayangnya, banyak masyarakat yang tidak bisa mengikuti program BPJS karena terkendala ketidakmampuan membayar iuran bulanan sebagai kewajiban peserta.

BPJS hanya salah satu hal yang mendapat perhatian dari paslon 4, Mustafa-Ahmad Jajuli dalam bidang kesehatan yang akan dijadikan program KJ 4 bidang kesehatan.

Berikut program yang terkait dengan kesehatan yang akan dijamin pemerintah, jika Mustafa-Ahmad Jajuli ditakdirkan memimpin Lampung periode 2019-2024.

  1. Menanggung iuran BPJS untuk 100.000 KK, artinya pemerintah akan memberikan kepesertaan BPJS, dan membayarkan iurannya.
  2. Menanggung biaya pengobatan bagi 10.000 pasien miskin yang belum masuk BPJS.

Untuk pasien miskin yang belum tercover program no 1, ini bentuk lain bantuan dari pemerintah untuk meringankan biaya pengobatan.

  1. Bantuan bagi keluarga pasien miskin, berupa pemberian makan gratis bagi 40.000 anggota keluarga pasien miskin yang sedang dirawat di rumah sakit pemprof Lampung, dengan bentuk sejumlah nominal tertentu per satu orang pasien.

Saat seorang anggota keluarga di rawat di rumah sakit, tentu ada keluarga yang mendampinginya. Terkadang, biaya untuk pendamping ini lebih banyak disbanding biaya berobatnya, bahkan sering terjadi anggota keluarga yang mendampingi jadi ikut sakit karena terlambat makan dan kurang istirahat.

Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada keluarga pasien, walaupun tidak membantu sepenuhnya.

4. Bantuan 1 juta rupiah per satu kali kehamilan bagi ibu hamil dan menyusui.

Program ini merupakan bentuk sayang ibu, yang mana menjadi perhatian paslon no 4, khususnya cawagub Ahmad jajuli, yang selama  ini dikenal dengan jargonnya,”muliakan ibu, maka mulia hidupmu.”

  1. Bantuan makanan dan minuman sehat untuk 50.000 keluarga miskin.

Mungkin tak ada orang yang ingin miskin dan selalu dibantu, tapi kenyataan hidup sering membuat kita dalam posisi yang tidak dikehendaki tersebut. Pemerintah, sebagai pengayom masyarakat, adalah pihak pertama yang berkewajiban memperhatikan hal tersebut, sebagai amanah kepemimpinannya. Tentu saja disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerahnya.

Pajak, sebagai sumber terbesar pendapatan daerah, berasal dari rakyat, dan seharusnya diperuntukkan untuk peningkatan kualitas kehidupan rakyat secara berkeadilan.

Baca Juga:

Mencermati Program KJ4

Program KJ4 Bidang Kesejahteraan & Usaha/Kemandirian

Add Comment