Ramadhan Bulan Ibadah

ramadhan bulan ibadah

Ramadhan bulan ibadah, tetapi kita sering terjebak dengan kesibukan urusan perut

Rabu, 16 Mei 2018.

Besok satu Ramadhan, kaum muslim mempersiapkan diri menyambut bulan yang penuh berkah, yang dirindukan setiap tahun. Ramadhan bulan ibadah.

Abi menyerahkan amplop tebal kepada Umi, di hadapan anak-anak.

Abi : Ini uang belanja selama Ramadhan, sengaja Abi tabung, Abi mau banyakin waktu di masjid.

Abi menyebutkan sejumlah angka.

H4: Hah! Sehari x rupiah? Cukup, tah?

Umi : Cukup, insyaallah.

H5: Berasnya habis, beli pake uang itu juga?

Abi: Nanti Abi beliin beras.

Umi: Sekarang beli bahan untuk stock, didaftar dulu, trus belanja.

H6: Ikut ya, mau beli susu pake duit tabungan.

H4: Berat kalo bonceng bertiga, belanjaannya banyak, nanti aja sama Abi beli beras.

Mulailah ketiga anak yang masih di rumah mendata kebutuhan yang sering digunakan selama Ramadhan. Bahan yang awet untuk di simpan. Umi tidak banyak memberikan masukan, kecuali diminta. Biarlah, mereka belajar mengelola uang yang ada dan menyesuaikan kebutuhannya. Setelah semua tercatat, berangkatlah kedua gadis yang baru saja memasuki usia remaja itu  ke minimarket terdekat.

***

Hari pertama Ramadhan. Qadarullah, Umi udzur bulanan dan sakit, lebih banyak tiduran.

H4 : Hari ini ga belanja, ya?

Umi: Masih ada lauk untuk buka n sahur, kan?

H5: Masih, tadi Abi beliin telor juga.

***

Hari kedua Ramadhan

H4: Untuk buka dan sahur masak apa, Mi?

H5: Gas habis.

H4: Yaaah, berkurang lagi dong uang belanja?

Umi: Coba uang belanjanya dibagi 4, masing-masing untuk seminggu.

H4: Termasuk yang sudah dipakai kemarin?

Umi: Iya.

H4: Aduh! Jatah minggu ini sudah kepake 4x!

Umi: Iya, tapi kan ada beberapa bahan yang masih cukup seminggu, tinggal nambah yang kurang-kurang.

H4: Stress ngatur uang belanja segini.

Umi: Bersyukur, masih banyak orang yang uang belanjannya jauh lebih sedikit.

H5: Stressan Abi kaleeee, yang nyari.

Umi: Nggak usah dibuat stress, pakai seperlunya, nggak usah berlebihan. Allah bisa ngasih rizki sewaktu-waktu. Lihat itu, baru hari kedua, Allah sudah nambahin kurma, biskuit, sirup, tanpa mengurangi uang belanja.

H4: Gimana Umi ngatur belanja bertahun-tahun?

Umi: Biasa aja, sudah terlatih. Kalau ada, belanja, lagi nggak ada, nahan dulu, biasanya ya ga lama, Allah ngirim rizki.

H5: Ayo belanja, keburu sore.

H4: Beli sayur dan lauk mateng aja, ya, kita, kan mau bikin pisang goreng toping.

Umi: Iya, beli yang pasti dimakan, jangan buang-buang makanan.

***

Ramadhan adalah bulan yang dipilih Allah dengan memberikan berbagai keistimewaan di dalamnya, salah satunya peluang balasan berlipat-lipat dari bulan selainnya untuk semua amal ibadah. Ramadhan bulan ibadah.

Sayang sekali kalau di bulan ini, waktu, tenaga dan pikiran kita banyak tersedot untuk hal-hal yang kurang bernilai ibadah, seperti sibuk menyiapkan hidangan buka dan sahur, hidangan lebaran, baju lebaran dan berbagai aktivitas yang sifatnya kurang memberikan manfaat pada peningkatan kualitas keimanan atau keilmuan.

Di bulan Ramadhan, ada nilai-nilai pendidikan yang bisa kita tanamkan, lebih efektif dibandingkan bulan-bulan yang lain.

Rasulullah Saw. dan para sahabat telah memberikan contoh, bagaimana seharusnya kita menyambut dengan persiapan optimal dan menikmatinya dengan amal ibadah terbaik yang bisa kita lakukan.

Semoga kita termasuk yang sukses menikmati Ramadhan sehingga termasuk orang-orang yang mendapatkan pengampunan, aamiin.

Add Comment